Bacaan Firman Tuhan: 2 Raja-raja 5: 1-6. Naaman, panglima raja Aram, adalah seorang terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi, sebab oleh dia TUHAN telah memberikan kemenangan kepada orang Aram. Tetapi orang itu, seorang pahlawan tentara, sakit kusta.
Inti kehidupan orang percaya di akhir zaman adalah menanti kedatangan Tuhan yang kedua kali. Sadar atau tidak, kehidupan kita sebenarnya hanyalah sedang menunggu kedatangan Tuhan. Segala sesuatu akan selesai ketika Tuhan datang. Kedatangan Tuhan itu bisa terjadi dalam dua peristiwa. Pertama adalah kedatangan yang bersifat universal seperti yang
firman-Nya: ”Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara Tuhan, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit mana pun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau.”
Matius 9:12-13 TB. Yesus mendengarnya dan berkata: ”Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.”
Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.
Bukan orang Kristen jika kita hanya menyembunyikan talenta tanpa mengembangkan dan memanfaatkannya untuk kemuliaan nama Tuhan. Pilihlah jalan hidup yang benar, yakni jalan Tuhan. Kelolah dan gunakanlah talenta yang ada pada kita semaksimal mungkin untuk jadi berkat bagi diri kita, bagi sesama dan terutama untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan.
Dalam nuansa menyambut karya-karya Tuhan untuk memulihkan. Melaluinya anugerah pemulihan Tuhan sungguh dialami. Hal itu terjadi saat ini (now). Bukan di masa lalu atau di masa depan. Banyak orang, termasuk orang Kristen, tidak mengalami kebahagiaan atau damai sejahtera oleh karena masih terikat luka masa lalu dan kecemasan hari esok.
Renungan: Yeremia 20: 7-13. Kisah yang menarik dari pemanggilan Yeremia bahwa ia telah dippanggil Tuhan menjadi seorang nabi sebelum ia dibetuk dalam rahim ibunya (Yer. 1:5). Tuhan memang benar-benar sudah mempersiapkan Yeremia menjadi seorang Nabi.
Kesempatan tidak pernah terlepas dari waktu. Di dalam Alkitab, kita mengenal 3 waktu, yakni: Di dalam hidup ini, mari kita tangkap dan gunakan kairos yang ada sebaik mungkin, agar tidak menyesal di kemudian hari. Baca juga: 10 Kata-kata Renungan Malam yang Menyentuh Hati Umat Kristen. 2. Mazmur 44:9.
Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus. Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang
Jangan menoleh lagi ke belakang, tapi arahkanlah ke depan. Yesus sendiri berkata "Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah." (Lukas 9:62). Fokuslah sepenuhnya pada tujuan, jangan melenceng ke kiri atau ke kanan, lepaskan segala beban yang memberatkan kita, tetaplah
TB+TSK (1974) ©. SABDAweb Yos 24:15. Tetapi jika kamu anggap tidak baik untuk beribadah kepada TUHAN, pilihlah 1 pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah 2 3 yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat, atau allah 2 3 orang Amori yang negerinya kamu diami ini. Tetapi aku dan seisi rumahku 4 , kami akan
mengasihi TUHAN, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, tetap mengikuti perintah-Nya, berpaut pada-Nya dan berbakti kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu” (Yosua 22:5), memberikan panduan, motivasi dan komitmen untuk setia dengan Firman Tuhan. Kita harus melakukan petintah Tuhan dengan sangat setia.
Tuhan Yesus Guru Agung Kita. “Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.”. Yohanes 13:13. Di kalangan orang Kristen awam, sebutan Yesus sebagai Guru mungkin kurang familiar di telinga, umumnya mereka lebih sering mendengar nama Yesus sebagai Tuhan, Juruselamat, atau Penebus dosa.
Bacaan Firman Tuhan: Matius 11: 16-19, 25-30. Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
g6v91zl.
renungan firman tuhan untuk orang sakit